Mengobati Jamur pada Kulit Kucing (How I Treated Skin’s Fungus on Cat)

On this post I will share with you about how I treated Temmy’s skin which was filled with fungus. Temmy is the cat that possibly was dumped by someone near my house. She suffered pyometra but thankfully she survived through surgery. She has been spayed also. After she back home from the clinic, I notice that she also suffered with a lot of fungus all over her body. She has been through a lot. Now she’s a lot better and living her best days as a porch cat on my front yard. If you want to see and follow her story on Instagram, just search hashtag #Temmythecatwithawhitesocks.

Di post kali  saya akan cerita soal apa saja perawatan yang saya lakukan untuk mengobati dan menyembuhkan sakit kulit berjamur pada kucing, tepatnya pada Temmy. Untuk yang belum tahu ceritanya, Temmy itu kucing yang kemungkinan besar dibuang seseorang di dekat rumah saya. Ternyata dia menderita pyometra (infeksi kandungan), tapi untungnya dia bisa diselamatkan melalui operasi di dokter hewan. Temmy juga sudah disteril jadi udah aman. Setelah Temmy pulang dari klinik hewan, saya baru ‘ngeh’ kalau ternyata di seluruh badan Temmy juga dipenuhi jamur. Kasihan, sih Temmy..dia sudah menderita macam-macam hanya karena dia jadi kucing. Tapi sekarang Temmy sudah jauh lebih sehat dan sepertinya sedang menjalani hari-hari terbaiknya selama hidup. Kalau yang kepo kepo mau lihat Temmy di Instagram, sisa search hashtag-nya dia: #Temmythecatwithawhitesocks. Nah, sekarang saya lanjut ya cerita tentang bagaimana saya mengobati jamur di kulit Temmy.

Seperti biasa, pasti saya pakaikan VCO atau Virgin Coconut Oil. Sudah pernah saya buat post khusus didedikasikan untuk VCO yang merupakan P3K wajib harus tersedia selalu di rumah saya untuk manusia maupun hewan. Ada yang bilang (dokter hewan pun pernah ada yang bilang begini), karena jamur tidak boleh lembab jadi tidak boleh diberikan minyak. Untuk terkena air, sih benar. Jadi kalau ada kucingnya yang jamuran, baiknya jangan dimandikan. Mandi jamur bisa menyembuhkan tapi mahal, harus berulang, dan selalu ada kemungkinan jamurnya akan kembali lagi (jadi harus balik lagi mandi lagi). Tapi kalau ada yang memang berpengalaman memandikan jamur ke tempat grooming hewan yang benar-benar berkualitas dan pasti sembuh, sih tidak masalah juga menurut saya. Yang penting hewannya sembuh dan sehat dan disayang, betul gak? Tapi sekarang saya kasih alternatif solusi untuk menyembuhkan jamur di kulit kucing yang lebih murah dan lebih mudah berdasarkan pengalaman pribadi.

VCO mengandung senyawa anti-jamur. Jadi VCO bisa membunuh jamur sekaligus mengusir kutu serta tetap menjaga kelembaban kulit kucing. Menurut saya ini win win banget, sih. Jadi untuk pertolongan pertama untuk gejala jamur, gatal-gatal pada kulit kucing, luka-luka, dan scabies biasanya saya pakaikan VCO. Tapi memang karena VCO ini alami, dalam pengaplikasiannya harus rajin, telaten, dan sabar. Sehari kalau bisa diulang berkali-kali.

Jadi untuk penyakit kulit yang sudah parah atau untuk perawatan kucing liar atau untuk yang orangnya sibuk dan tidak banyak waktu untuk berulang kali mengaplikasi, saya sarankan untuk tetap menambah obat oles tambahan untuk kucingnya. Untuk menyembuhkan scabies sudah pernah saya bahas ya (klik di sini untuk baca). Kali ini bahasnya untuk jamur saja jadinya.

Dulu dokter hewan saya pernah kasih obat minum untuk jamur yang diderita Jelly. Jelly pernah gatal-gatal sampai berjamur dan kulitnya merah. Diberi VCO masih belum sembuh akhirnya oleh dokter hewan diberikan obat makan. Hanya boleh diberikan 3 hari dan memang sembuh. Sayangnya setelah satu bulan kembali lagi dan saya pun takut ya untuk penyakit kulit bulak balik makan obat kimia yang dimakan. Apalagi ini ternyata setalah saya cek obatnya merupakan obat keras. Saya tidak mau terlalu sering memberikan obat keras pada kucing. Untunglah setelah diperiksa, saya tahu kalau ternyata Jelly punya alergi terhadap cemilan kucing merk F********. Kalau habis makan itu langsung muncul ruam-ruam di badannya yang bikin gatal. Setelah itu saya makin pilih-pilih deh soal makanan buat kucing.

Kembali soal jamur, ya. Hehe. Temmy pada awalnya hanya saya pakaikan VCO. Bulunya membaik, tumbuh lebih lebat dan lebih kilap. Sayangnya Temmy masih gatal dan jamurnya masih terus ada walaupun tidak separah sebelumnya. Perkembangannya lambat dan saya rasa sudah tidak bisa untuk hanya diberikan VCO. Karena parah (sudah sampai berdarah-darah karena gatal dan menyebar di seluruh tubuh), saya putuskan untuk memakai salep khusus jamur kucing. Tahun lalu untungnya dapat kiriman dari Irene (terima kasih, Irene!) salep jamur merk Derma khusus untuk anjing dan kucing. Jadi saya coba dulu. Dan hasilnya ternyata ampuh. Saya oles banyak-banyak di setiap spot berjamur yang saya temukan di tubuh Temmy setiap pagi. Malamnya (kalau ingat) saya semprot VCO di kulit berjamurnya. Saya pun memberikan Temmy makanan dengan vitamin, VCO, serta lysine (maupun suplemen untuk kucing lainnya). Perlu diingat bahwa penyakit kulit pun datang karena badan kucing sedang dalam keadaan kurang fit (dulu Temmy menderita pyometra) maupun sedang stres.

Derma salep jamur kucing
Derma salep jamur kucing

Hasilnya ternyata ampuh. Beberapa hari kemudian saya perhatikan jamurnya mengecil, mengering, dan sudah tidak banyak berdarah. Di beberapa spot yang tadinya kecil bahkan sudah sembuh. Temmy pun tidak terlihat banyak menggaruk. Syukurnya langsung ampuh ya jadi saya tidak perlu beli salep jamur lain hehehe.. Semakin rajin saya pakai semakin cepat Temmy sembuh. Sekarang Temmy tidurnya sudah jauh lebih nyenyak karena gak perlu garuk-garuk gatal lagi.

Lilo pun pernah muncul jamur di telinganya. Dipakaikan salep ini sekali sehari selama 3 hari dan langsung mulus lagi telinganya. Saya pikir untuk pertolongan pertama salep jamur ini perlu juga. Ada yang pakai salep jamur untuk kucing merk lain yang bagus? Kalau ada boleh bagi-bagi infonya di kolom komentar, ya.

Untuk salep jamur pada kucing merk Derma ini ukurannya 15 gram. Dijual di beberapa pet store maupun e-commerce online. Harganya pada umumnya sekitar Rp 25.000,- sampai Rp 30.000,-. Ada yang jual lebih mahal juga, sih. Pokoknya ini saya ceritakan untuk berbagi aja ya siapa tau ada yang merasa perlu. Semoga membantu, ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s